MAHASISWI IKOR BERI MEDALI PERAK BAGI INDONESIA

Kamilia Lituhayu, Mahasiswi Program Studi Ilmu Keolahragan (Ikor) FIK UNY kembali menorehkan prestasinya, kali ini dalam FISU World Wushu Championship 2018. Kamil, begitu dia disapa, berhasil menjadi yang terbaik kedua setelah meraih medali perak pada kejuaraan Wushu Asia Tenggara yang dihelat pada 2- 5 Agustus 2018 di Makau, Tiongkok. Berlaga pada kategori Women's Taijiquan, Kamil berhasil meraih poin 9.23 berada di bawah Mok Uen Ying Juanita dari Hongkong dengan poin 9.30 dan diikuti  ANG Guat Lian dari Brunei Darussalam di tempat ke tiga dengan poin 9.00.  Sebelumnya, Kamil berhasil meraih medali emas pada PON XVIII 2016 Jawa Barat pada kategori  duilian, dilanjutkan pada tahun 2017 menjadi juara II  Kerjurnas wushu senior di Jakarta kategori taijijian dan medali perunggu  pada kelas yang sama dan pada tahun ini meraih medali perak pada Kejurnas wushu senior dan junior di Yogyakarta medali pada kategori taijijian dan taijiquan.

FISU (Fédération Internationale du Sport Universitaire) atau dikenal International University Sports Federation merupakan ajang kejuaraan olahraga internasional antar perguruan tinggi yang bertujuan untuk mempromosikan nilai- nilai olahraga dan mendorong kebiasaan berolahraga selaras dengan semangat universitas.

“Pertama kali mewakili Indonesia pada kejuaraan Internasional, langsung mendapatkan juara kedua”, syukur Kamil. Menurutnya, kesempatan yang diberikan untuk mengharumkan nama Bangsa Indonesia merupakan kehormatan besar baginya. Prestasi yang ia raih merupakan di luar ekspektasi yang dicanangkan kepada Kamil, imbuhnya. Beberapa saat yang lalu, Kamil turut berkontribusi dalam membawa obor api abadi untuk Asian Games yang berlangsung di Yogyakarta. (SP27)